Hai, 1 January 2015.
2015 ya?
Sungguh, tahun yang angkanya semakin membesar ini kian berganti bagaikan hitungan detik.
Terimakasih Tuhan, 2014 yang sangat indah.
Terimakasih atas segala suratan takdirMu yang dulu pernah kusesali.
Terimakasih Tuhan, aku masih menggenggam erat apa yang Kau beri.
Terimakasih Tuhan, atas umur yang baru Kau tambahkan.
hal terindah dalam tahun 2014 ini adalah; terbukanya semua pintu rahmatMu.
Malam ini, kutumpahkan semua harapanku dalam sujudku.
Another years for blessing.
Selamat datang 2015
Rabu, 31 Desember 2014
Jumat, 26 Desember 2014
Hi, december 2014
26 Desember 2014
Malam ini, hujan menemaniku hingga membawaku pada rangkaian peristiwa yang masih membekas, entah berapa tahunkah yang sudah terlewati. Aku masih saja merasa berat.
Hujan, tangisan langit dengan suara termerdu yang Tuhan ciptakan, mampu menghipnotisku untuk membuka ingatanku yang hampir ku 'mati suri' kan.
Tercekat batinku, saat aku membuka beberapa link yang menyimpan semua impianku.
Tercekat batinku, saat aku bertanya pada diri yang munafik ini.
Sudahkah kamu merasa cukup atas segala nikmat-Nya?
Sudahkah kamu merasa kebahagiaan tersendiri melihat orang-orang terkasih tertawa karenamu?
Sudahkah kamu merasa bahwa, takdir Tuhan adalah jalan yang paling baik?
Sudahkah?
Astaghfirullah, selama hampir 19 tahun aku hidup.
Hanya keegoisan seperti ini yang membuatku lelah, lelah untuk berpikir membuka dada yang lapang.
Tuhan, maafkanlah hamba-Mu ini yang tak pernah merasa cukup atas apa yang Kau beri.
Tuhan, aku percaya pada-Mu.
26 December 2011-26 December 2014
Malam ini, hujan menemaniku hingga membawaku pada rangkaian peristiwa yang masih membekas, entah berapa tahunkah yang sudah terlewati. Aku masih saja merasa berat.
Hujan, tangisan langit dengan suara termerdu yang Tuhan ciptakan, mampu menghipnotisku untuk membuka ingatanku yang hampir ku 'mati suri' kan.
Tercekat batinku, saat aku membuka beberapa link yang menyimpan semua impianku.
Tercekat batinku, saat aku bertanya pada diri yang munafik ini.
Sudahkah kamu merasa cukup atas segala nikmat-Nya?
Sudahkah kamu merasa kebahagiaan tersendiri melihat orang-orang terkasih tertawa karenamu?
Sudahkah kamu merasa bahwa, takdir Tuhan adalah jalan yang paling baik?
Sudahkah?
Astaghfirullah, selama hampir 19 tahun aku hidup.
Hanya keegoisan seperti ini yang membuatku lelah, lelah untuk berpikir membuka dada yang lapang.
Tuhan, maafkanlah hamba-Mu ini yang tak pernah merasa cukup atas apa yang Kau beri.
Tuhan, aku percaya pada-Mu.
26 December 2011-26 December 2014
Langganan:
Komentar (Atom)

